EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN "BLENDED LEARNING" BERBANTU MEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE DALAM MENINGKATKAN LITERASI TEKSTUAL KELAS X DI SMK PASUNDAN 1 KOTA SERANG
Keywords:
Pendidikan, Blended Learning, Literasi TekstualAbstract
Penelitan ini melatar belakangi bahwa terdapat siswa yang kurangnya kemampuan literasi, salah satunya yaitu kurangnya membaca, kurangnya mengetahui huruf, kurangnya mengetahui angka, dan cara menulisnya pun hurufnya sering keliru, masalah ini di karenakan karna kurangnya pertembuhan anak tersebut, sehingga dari cara akademik pun lebih rendah dari siswa yang lainnya, gurunya pun sudah berusaha untuk meningkatkan kekurangannya tetapi masih belum bisa, dan orang tua siswa tersebut selalu mengajari kepada anaknya untuk meningkatkan literasinya tetapi belum berhasil faktor kedewasannya membuat siswa tersebut malu kepada teman – temannya karena berbeda dengan yang lainnya, dan siswa tesebut merasa tertinggal masalah akademiknya. kemudian tujuan yaitu untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Articulate Storylune Sebagai Media Pembelajaran Berbantu Blended Learning Terhadap meningkatkan literasi tekstual dan Untuk mengetahui seberapa besar Efektivitas Penggunaan Articulate Storyline Sebagai Media Pembelajaran Berbantu Blended Learning Terhadap Meningkatkan literasi tekstual, Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu salah satu pendekatan yang menggunakan data dalam bentuk angka untuk menjawab pertanyaan pengukuran yang obyektif, pengumpulan data terstandar, dan penggunaan analisis statistik untuk menguji hipotesis atau menjelaskan suatu fenomena. Hasil yang di capai sebelum dan setelah di beri perlakuan. Postest di lakukan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media articulate storylinr dalam meningkatkan literasi tekstual, berdasarkan hasil yang di dapat adalah 0,000 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 di terima dan dapat di nyatakan penggunaan media pembelajaran articulate storyline

