PENGARUH FREKUENSI KONSUMSI MINUMAN MANISTERHADAP MASSA LEMAK TUBUH PADA MAHASISWIFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTENMARANATHA

Authors

  • Ciko Intani¹, Beby Berliana², Cindra Paskaria³, Shiela Stefani4 Universitas Kristen Maranatha Author

Keywords:

Minuman Manis, Massa Lemak Tubuh, Mahasiswi, Obesitas, Kedokteran

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan global akibat ketidakseimbangan antara asupan dan
pengeluaran energi. Salah satu faktor penyebabnya adalah tingginya konsumsi minuman
manis yang mengandung gula sederhana. Mahasiswi kedokteran memiliki risiko tinggi
karena pola hidup tidak teratur dan stres akademik yang dapat meningkatkan asupan gula
harian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi konsumsi minuman
manis terhadap massa lemak tubuh pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen
Maranatha. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan crosssectional dan pengambilan sampel secara simple random sampling terhadap 60 responden.
Data dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ) dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data dilakukan dengan uji ChiSquare pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara
frekuensi konsumsi minuman manis dan massa lemak tubuh (p = 0,042). Kesimpulannya,
frekuensi konsumsi minuman manis yang tinggi berpengaruh terhadap peningkatan massa
lemak tubuh pada mahasiswi kedokteran.

Downloads

Published

2026-03-06