PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING CHIPS TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Keywords:
Talking Chips, hasil belajar kognitif, keanekaragaman hayati, model pembelajaran, efektivitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Chips terhadap hasil
belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya
keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran konvensional yang berdampak pada kurang optimalnya
pemahaman konsep. Talking Chips merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan partisipasi
merata dalam diskusi kelompok dengan menggunakan media chip sebagai alat gilir berbicara. Metode
penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest-only control group design.
Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 40 siswa. Kelas eksperimen
menggunakan model pembelajaran Talking Chips, sementara kelas kontrol menggunakan model
pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda
sebanyak 20 soal. Sebelum digunakan, instrumen telah diuji coba dan dianalisis menggunakan uji
normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk membandingkan hasil belajar antar kedua kelas. Hasil analisis
data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar
menggunakan model Talking Chips dengan siswa yang diajar menggunakan model konvensional. Hal ini
dibuktikan dengan nilai signifikansi uji-t (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis alternatif
diterima. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen juga lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Dengan demikian, model pembelajaran Talking Chips terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa
pada materi keanekaragaman hayati. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model Talking Chips
sebagai alternatif strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman konsep siswa,
khususnya dalam materi biologi yang bersifat kompleks




